Sabtu, 26 Januari 2013

Perilaku Konsumen Dalam Membeli Kendaraan Bermotor Secara Kredit


Perilaku Konsumen Dalam Membeli Kendaraan Bermotor Secara Kredit
                      
Emilya Putri
12210362 – 3EA06
Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen Universitas Gunadarma
Email: emilia_putry26@yahoo.co.id

1.Abstrak
Seiring dengan dengan kebutuhan masyarakat akan kendaraan pribadi.Yaitu bahwa kebutuhan akan motor dan mobil yang semakin meningkat. Pada satu sisi hal ini akan mengakibatkan terjadinya persaingan harga dari setiap produsen motor akan tetapi persaingan tesebut tidak sebanding dengan tingkat pendapatan konsumen atau yang biasa disebut dengan daya beli konsumen. Maka dari itu timbulah yang namanya sebuah pembelian yang dapat dilakukan secara kredit.
Pada dasarnya Pihak swasta atau leasing adalah suatu fasilitas kredit yang memudahkan masyarakat untuk memiliki kendaraan bermotor atau barang elektronik yang mereka inginkan.

                              
2.Pendahuluan

        2.1.Latar belakang masalah
 
Seiring dengan bertambahanya kebutuhan masyarakat akan alat transportasi pribadi. Terutama pada alat transportasi motor yang semakin meningkat.inilah data yang didapatkan pada tahun 2010 dimana, Motor Kencana Indonesia (YMKI) menorehkan peningkatan penjualan tahun 2010. Sampai dengan bulan Desember 2010, produk motor Yamaha sudah terjual hampir 3 juta unit. Catatan peningkatan penjualan ini dilakukan dari bulan Januari sampai November 2010. Dari data penjualan dari YMKI, sampai saat ini motor yang sudah terjual berjumlah 3.078.272 unit. Ini artinya ada peningkatan penjualan mencapai 28,27 persen dari penjualan Yamaha pada periode yang sama pada tahun lalu yang hanya membukukan penjualan 2.400.095 unit motor.
        

     2.2.Batasan Masalah

Dalam hal ini masalah yang diangkat oleh penulis ini ada dua hal yaitu:
1.Apa yang menjadi alasan bagi konsumen dalam membeli motor secara kredit
2.Apa kelebihan dan kekurangan dalam membeli motor secara kredit


    2.3.Tujuan Penulisan
Berdasarkan masalah yang diangkat oleh penulis dalam riset ini, maka tujuan dari dilakukannya  penelitian ini adalah untuk mengetahui apa yang menjadi alasan konsumen dalam melakukan pembelian motor secara kredit.

3.Tinjauan Pustaka

3.1.Pengertian perilaku konsumen dan faktor yang mempengaruhi

Menurut Engel, Blackwell dan Miniard (1990), Perilaku konsumen merupakan tindakan–tindakan yang terlibat secara langsung dalam memperoleh, mengkonsumsi, dan membuang suatu produk atau jasa, termasuk proses keputusan yang mendahului dan mengikuti tindakan – tindakan tersebut.

Perilaku konsumen menitikberatkan pada aktivitas yang berhubungan dengan konsumsi dari individu. Perilaku konsumen berhubungan dengan alasan dan tekanan yang mempengaruhi pemilihan, pembelian, penggunaan, dan pembuangan barang dan jasa yang bertujuan untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan pribadi (Hanna & Wozniak, 2001).
Berdasarkan beberapa definisi di atas dapat disimpulkan bahwa perilaku konsumen adalah tindakan-tindakan yang dilakukan oleh individu, kelompok atau organisasi yang berhubungan dengan proses pengambilan keputusan dalam mendapatkan, menggunakan barang-barang atau jasa ekonomi yang selalu berubah dan bergerak sepanjang waktu.
Faktor yang mempengaruhi keputusan konsumen dalam membeli suatu produk adalah:
a.Faktor Sosial
-Group
Sikap dan perilaku seseorang dipengaruhi oleh banyak grup-grup kecil.
- Family Influence
Keluarga memberikan pengaruh yang besar dalam perilaku pembelian
- Roles and Status
Seseorang memiliki beberapa kelompok seperti keluarga, perkumpulan-perkumpulan, organisasi.
b.Faktor Personal
-Economic Situation
Keadaan ekonomi seseorang akan mempengaruhi pilihan produk.
- Lifestyle
Pola kehidupan seseorang yang diekspresikan dalam aktivitas, ketertarikan, dan opini orang tersebut.
-Personality and Self Concept
Personality adalah karakteristik unik dari psikologi yang memimpin kepada kestabilan dan respon terus menerus terhadap lingkungan orang itu sendiri.
- Age and Life Cycle Stage
Orang-orang merubah barang dan jasa yang dibeli seiring dengan siklus kehidupannya.
-Occupation
Pekerjaan seseorang mempengaruhi barang dan jasa yang dibeli.
c.Faktor Psychological
-Motivation
Kebutuhan yang mendesak untuk mengarahkan seseorang untuk mencari kepuasan dari kebutuhan.
-Perception
Persepsi adalah proses dimana seseorang memilih, mengorganisasi, dan menerjemahkan informasi untuk membentuk sebuah gambaran yang berarti dari dunia.
-Learning
Pembelajaran adalah suatu proses, yang selalu berkembang dan berubah sebagai hasil dari informasi terbaru yang diterima (mungkin didapatkan dari membaca, diskusi, observasi, berpikir) atau dari pengalaman sesungguhnya, baik informasi terbaru yang diterima maupun pengalaman pribadi bertindak sebagai feedback bagi individu dan menyediakan dasar bagi perilaku masa depan dalam situasi yang sama (Schiffman, Kanuk, 2004, p.207).
- Beliefs and Attitude
Beliefs adalah pemikiran deskriptif bahwa seseorang mempercayai sesuatu. Beliefs dapat didasarkan pada pengetahuan asli, opini, dan iman (Kotler, Amstrong, 2006, p.144). Sedangkan attitudes adalah evaluasi, perasaan suka atau tidak suka, dan kecenderungan yang relatif konsisten dari seseorang pada sebuah obyek atau ide (Kotler, Amstrong, 2006, p.145).
d.Faktor Cultural
- Subculture
Sekelompok orang yang berbagi sistem nilai berdasarkan persamaan pengalaman hidup dan keadaan, seperti kebangsaan, agama, dan daerah.
- Social Class
Pengelompokkan individu berdasarkan kesamaan nilai, minat, dan perilaku. Kelompok sosial tidak hanya ditentukan oleh satu faktor saja misalnya pendapatan, tetapi ditentukan juga oleh pekerjaan, pendidikan, kekayaan, dan lainnya.
3.2.pengertian kredit
Berdasarkan Pasal 1 (11) UU NO.10/1998.Kredit adalah penyediaan uang atau tagihan yang dapat dipersamakan dengan itu, berdasarkan persetujuan atau kesepakatan pinjam meminjam antara bank dengan pihak lain yang mewajibkan pihak peminjam untuk melunasi utangnya setelah jangka waktu tertentu dengan pemberian bunga.


Menurut THOMAS SUYATNO, 1998.Kredit ialah penyediaan uang, atau tagihan-tagihan yang dapat disamakan dengan itu berdasarkan persetujuan pinjam-meminjam antara bank dan lain pihak dalam hal, pihak peminjam berkewajiban untuk mengembalikan sejumlah uang yang dipinjam beserta bunganya sesuai dengan kesepakatan kredit merupakan saat dimana seseorang memberikan jasa atau komoditas atas "janji untuk membayar", bukan pembayaran yang sesungguhnya.

3.3. Syarat dan Proses Kredit Motor

         
Syarat Pengajuan Kredit

        - Kredit Perorangan
          Syarat pengajuan kredit perorangan adalah:
          - Fotocopy KTP pemohon & suami / istri / penjamin
          - Fotocopy kartu keluarga
          - Data lain (hanya jika diperlukan)

        - Kredit Perusahaan
           Syarat pengajuan kredit perusahaan adalah:
           - Fotocopy akte pendirian & perubahannya
           - Fotocopy pengesahan kehakiman
           - Fotocopy SIUP, NPWP, SITU / Domisili                                                   

           - Fotocopy KTP direksi & komisaris

 
Proses Kredit Motor

 Berikut adalah proses kredit motor Honda melalui kami:
 1. Anda menghubungi sales kami atau sales kami menghubungi anda melalui nomor telp yang anda berikan.
 2. Sales kami akan mengkonfirmasi motor pilihan anda, DP dan angsuran yang anda mau.
 3. Sales kami akan mengkonfirmasi waktu dan tempat untuk pelaksanaan survey dari pihak leasing.
  4. Surveyor kredit dari pihak leasing akan mendatangi anda untuk proses survey.
  5. Pada saat anda disurvey, anda akan mengisi berkas kredit. Disini juga adalah kesempatan anda bertanya cara pembayaran angsuran. Tidak ada pembayaran apapun saat survey.
   6. Surveyor akan memberi kami hasil survey dalam jangka waktu 1-2 hari setelah survey.
   7. Untuk unit yang ready stock, barang dapat dikirim dalam 1-2 hari setelah kami mendapat ACC dari leasing. Apabila alamat anda tinggal sekarang berbeda dengan alamat anda di KTP (contoh: kontrak) maka survey akan dilakukan di alamat anda sekarang.

  3.4. Keuntungan

Keuntungan dari pembelian yang dilakukan secara kredit Cukup dengan menyediakan uang muka, dengan proses yang cepat, maka Anda dapat segera memiliki kendaraan tersebut. Pengeluaran dana lebih terencana dengan kepastian jumlah angsuran bulanan, maka pengeluaran anda tiap bulan akan lebih terencana. Meskipun Anda telah membeli kendaraan, Anda tetap dapat memenuhi kebutuhan lainnya.
4. Metodelogi Penelitian    

     Keputusan konsumen untuk melakukan pembelian secara kredit bisa terjadi akibat dari faktor biaya atau besarnya pendapatan konsumen itu sendiri dan bisa juga terjadi karena faktor pengaruh dari penjual (konsumen) tersebut. Faktor biaya, faktor inilah yang menjadi faktor utama bagi konsumen untuk melakukan pembelian secara kredit. Selain itu ada sebagian konsumen yang memang. tergolong memiliki pendapatan yang cukup untuk melakukan pembelian secara tunai, tetapi memilih melakukan pembelian secara kredit karena ada kebutuhan lain yang harus dipenuhi. Sehubungan dengan masalah biaya maka kebanyakan konsumen yang melakukan pembelian secara kredit adalah konsumen yang tergolong mempunyai penghasilan kelas menengah. Sedangkan pengaruh dari produsen itu sendiri biasanya terjadi pada saat konsumen sudah punya cukup uang untuk melakukan pembelian secara tunai
5. Pembahasan

       Alat transportasi pribadi bukanlah merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia. Tetapi peningkatan kebutuhan setiap individu akan alat transportasi pribadi terus meningkat karena seiring dengan perkembangan zaman.Namun hal ini tidak seimbang dengan peningkatan pendapatan masyarakat pada umumnya.

      Oleh karena itulah muncul sebuah penawaran program pembelian kendaraan bermotor yang dapat dilakukan secara kredit.

       Dalam hal ini faktor biaya yang terbatas merupakan salah satu alasan terbesar konsumen dalam membeli kendaraan secara kredit, dimana masih banyak kebutuhan lain yang harus dipenuhi konsumen selain membeli kendaraaan.

Seperti yang kita ketahui sebagaimana pembelian yang dilakukan secara tunai jauh lebih menguntungkan dan lebih aman di bandingkan dengan pembelian secara kredit. Namun, apabila anda tidak mempunyai cukup dana untuk melakukan pembelian secara tunai maka tidak ada salahnya melakukan pembelian secara kredit. Tetapi, anda harus bias menyesesuaikan dengan kebutuhan dan pengeluaran Anda per bulannya sebelum mengambil keputusan ini.

      Namun, harus diperhatikan juga mengenai kemungkinan yang terjadi untuk kedepannya, misalkan kemungkinan terburuk seandainya kepala keluarga tidak mampu lagi untuk melanjutkan cicilan tersebut, kira-kira siapa yang akan meneruskan pembayaran cicilan berikutnya. Apabila sudah dipertimbangkan secara matang maka perhatikan mengenai bunga cicilannya. Agar besarnya harga yang anda cicil nantinya tidak terlalu jauh lebih mahal dari harga  pembelian. secara tunai, maka sebaiknya pilihlah jangka waktu kredit paling pendek, maksimal 15 bulan saja.

     Untuk mendapatkan kredit motor, pihak leasing akan mencari data tentang nasabahnya, melihat bagaimana kemampuan nasabahnya membayar .  Apabila Anda seorang pengusaha, maka yang dilihat dari diri pengajuan Anda adalah laporan hasil usaha dan arus kas tiap bulannya. Bagi karyawan, Pihak leasing akan melihat dari slip gaji, status karyawan di perusahaan tersebut, dan sudah berapa lama karyawan tersebut telah bekerja di perusahaannya. Selain itu, pihak leasing juga mensyaratkan uang muka yang biasanya 10% s/d 15% dari nilai motor. Semakin besar uang muka yang dibayarkan akan semakin baik. Nah, apabila dari semua syarat-syarat di atas anda sudah terpenuhi, maka kredit yang anda ajukan relatif lebih mudah untuk mendapat ACC dari pihak leasing.

6. Kesimpulan

     Jadi pada dasarnya kebutuhan akan alat transportasi pribadi akan terus mengalami kenaikan. Tetapi hal ini tidak diiringi dengan peningkatan pendapatan yang dimiliki oleh masyrakat pada umumnya yang mana pendapatannya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan pokok saja.

Dengan terbatasnya dana yang dimiliki oleh masyarakat,maka munculah program pembelian secara kredit yang ditawarkan oleh pihak swasta atau pihak leasing.

Keuntungan dalam melakukan pembelian secara kredit, kita tidak harus memiliki uang dalam jumlah tunai untuk memiliki motor. Namun, agar tidak memperoleh kerugian yang besar ingat ambilah jangka waktu kredit paling pendek, agar jumlah total cicilan kita nantinya tidak jauh berbeda dengan harga bila kita beli secara tunai.



7. Daftar Pustaka

http://www.motodream.net/content/read/sampai-desember-2010-penjualan-motor-yamaha-naik-2827-persen/
http://jurnal-sdm.blogspot.com/2009/06/faktor-faktor-yang-mempengaruhi.html

                                                                                 













Tidak ada komentar:

Posting Komentar